Loading Posts...

Barong Bangkung di Puri Ubud

Di momen Manis Galungan, hari setelah umat Hindu Bali merayakan menangnya kebaikan melawan keburukan, alunan  gamelan menemani Barong Bangkung, menampilkan ritual Ngelawang untuk mengenyahkan energi negatif di seluruh desa.

Barong Bangkung merupakan seni tarian yang dilakukan berkelompok. Biasanya terdri dari kurang lebih 12 remaja berusia 12-17 tahun. Masyarakat Bali merupakan masyarakat Kosmosentris yang percaya Bangkung merupakan manifestasi Dewa Siwa yang melindungi bumi.

Dalam perkembangannya, seni Barong Bangkung tidak hanya terbatas pada tarian sakral namun pertunjukan seni. Masyarakat melakukan Ngelawang dengan menggunakan Barong Bangkung atau figur suci lainnya sebagai ekspresi pemujaan pada Tuhan yang maha esa. Sebagai pertunjukan seni, sang seniman tidak mewakili benda suci dari pura, tapi barong bangkung yang dibuat khusus untuk pertunjukan.

Biasanya, murid di sekolah seni local menggunakan Ngelawang untuk menunjukan kemampuan  menari mereka di tempat pariwisata. Selain mempraktekan kemampuan mereka, beberapa menggunakannya untuk menambah penghasilan.

Rio

Digital Strategist & Hotel Marketing Communications with +7 years of experience in a travel related media. Storyteller & Content Creator. Outgoing and full of creative idea. Passionate in Community development & Animal Welfare

Leave a Comment

Loading Posts...